21 Januari 2026

MAN 1 Kulon Progo

Santri Berlian

Guru MAN 1 Kulon Progo Gelar Pendampingan Penulisan Buku Solo Tingkat Nasional

Kulon Progo (MAN 1 KP) — Komitmen dalam menumbuhkan budaya literasi terus ditunjukkan oleh civitas akademika MAN 1 Kulon Progo. Salah satunya melalui kegiatan Pendampingan Penulisan Buku Solo (Karya Pribadi) tingkat nasional yang diinisiasi oleh Nur Hidayati, S.Pd.I., guru MAN 1 Kulon Progo sekaligus pegiat literasi. Kegiatan ini resmi dimulai pada Jumat (16/01/2026) dan dilaksanakan secara daring melalui grup WhatsApp.

Pendampingan ini diikuti oleh 123 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari guru, siswa, kepala sekolah, hingga kepala KUA dari berbagai daerah di Indonesia. Pelaksanaan secara daring dipilih agar kegiatan tetap berjalan tanpa mengganggu tugas utama peserta maupun pengajar.

Plt. Kepala MAN 1 Kulon Progo, Sihono Setyo Budi, S.Pd., M.Si., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pendampingan ini sebagai langkah nyata dalam menyebarkan semangat literasi, khususnya di lingkungan madrasah.

“Alhamdulillah, Bu Nur Hidayati selaku pegiat literasi MAN 1 Kulon Progo dapat mengadakan Pendampingan Penulisan Buku Solo tingkat nasional. Di sela-sela kesibukan mengajar, beliau masih dapat menularkan virus literasi kepada masyarakat luas,” ungkapnya.

Nur Hidayati menjelaskan bahwa kegiatan pendampingan ini melibatkan kolaborasi tiga komunitas literasi, yakni Komunitas Pena MANSAKU (komunitas menulis MAN 1 Kulon Progo), Komunitas Yuk Menulis (KYM), dan Komunitas Gerakan Menulis Asyik (KGMA). Menurutnya, tujuan utama pendampingan ini adalah membantu peserta mewujudkan impian memiliki buku karya pribadi.

“Alhamdulillah, pendampingan dapat dilakukan secara daring melalui grup WhatsApp sehingga tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar. Kegiatan diawali dengan perkenalan pada Sabtu (17/01/2026), dilanjutkan pemberian materi pada Ahad (18/01/2026), dan diskusi tips menulis buku solo pada Senin (19/01/2026) pukul 09.30–11.30 WIB,” jelas Nur.

Ia menambahkan, pada Selasa–Rabu (20–21/01/2026) peserta mulai menentukan target penulisan buku, meliputi genre dan tenggat pengumpulan naskah. Adapun batas akhir pengumpulan naskah ditetapkan pada 20 Februari 2026 pukul 23.59 WIB melalui grup WhatsApp pendampingan.

Antusiasme peserta terlihat dari beragam latar belakang dan motivasi mereka mengikuti kegiatan ini. Di antaranya, Fitria, S.Pd., Gr. (Guru SDN 106 Pekanbaru) yang ingin mengembangkan kompetensi diri, Eko Mulyadi, S.Si., M.Si. (Kepala SMAN 1 Pengasih) yang ingin memperbarui wawasan, serta Apta Voleta Aileennisa, siswa MAN 1 Kulon Progo, yang ingin menuangkan ide menjadi sebuah buku. Selain itu, Yelli Oktavian, M.Pd. (Kepala MAN 1 Indragiri Hulu, Riau) dan Jemino, S.H.I., M.H. (Kepala KUA Nanggulan) juga turut bergabung dengan tujuan menghadirkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Menutup kegiatan, Nur Hidayati berharap pendampingan ini dapat berjalan lancar hingga seluruh peserta berhasil menyelesaikan bukunya.

“Semoga saya dapat menyelesaikan amanah ini dengan baik, menggiatkan literasi di MAN 1 Kulon Progo melalui Komunitas Pena MANSAKU, serta ikut menyalakan semangat literasi di Indonesia,” pungkasnya. (nhd)