Baca Juga

15 Maret 2026

MAN 1 Kulon Progo

Santri Berlian

Praktik Pamulasaran Jenazah Warnai Pesantren Ramadhan Mansaku

Kulon Progo (MAN 1 KP) — Kegiatan Pesantren Ramadhan di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kulon Progo (Mansaku) tahun ini menghadirkan pembelajaran yang bermakna dan kontekstual bagi para siswa. Salah satu agenda yang menarik perhatian adalah praktik pamulasaran jenazah sebagai bagian dari pembelajaran fardhu kifayah yang wajib dipahami setiap muslim.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (4/3/2026) bertempat di Masjid Al Huda Madrasah, dengan suasana yang khidmat dan penuh kesungguhan. Para siswa mengikuti setiap tahapan dengan tertib, mulai dari penjelasan teori hingga simulasi praktik secara langsung.

Praktik tersebut dibimbing oleh guru Pendidikan Agama Islam, Eni Saryuti, S.Ag. dan Zaenal Mustofa, S.Ag., yang memberikan arahan secara runtut dan sesuai tuntunan syariat. Para siswa tampak antusias saat mempelajari tata cara memandikan, mengafani, hingga menyolatkan jenazah melalui simulasi yang dilakukan secara bergantian.

Dalam kegiatan ini, siswa tidak hanya memahami aspek teknis, tetapi juga diajak merenungkan makna kematian, pentingnya adab, serta tanggung jawab sosial sebagai bagian dari umat Islam. Pembelajaran menjadi lebih bermakna karena dilakukan secara praktik, sehingga memberikan pengalaman nyata yang dapat diaplikasikan di tengah masyarakat.

Eni Saryuti, S.Ag. menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan pengetahuan dan kesiapan mental. Sementara itu, Zaenal Mustofa, S.Ag. menegaskan bahwa pemahaman fardhu kifayah harus ditanamkan sejak dini agar generasi muda tidak ragu ketika dibutuhkan.

Plt. Kepala Madrasah, Sihono Setyo Budi, S.Pd., M.Si., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Melalui praktik pamulasaran jenazah ini, kami ingin menanamkan nilai tanggung jawab, kepedulian, dan kesiapan siswa untuk hadir di tengah masyarakat. Madrasah tidak hanya mencetak generasi yang unggul secara akademik, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial,” ungkapnya.

Pesantren Ramadhan Mansaku tahun ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kualitas ibadah siswa, tetapi juga memperkuat pemahaman keagamaan yang aplikatif. Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan para siswa memiliki bekal ilmu, keberanian, serta kepekaan sosial dalam mengamalkan ajaran Islam secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat. (mar)