Kulon Progo (MAN 1 KP) — MAN 1 Kulon Progo menerima kunjungan akademik sekaligus kegiatan pengabdian masyarakat dari Program Studi Tata Rias dan Kecantikan Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta melalui aksi potong rambut gratis bagi siswa, Rabu (6/5/2026). Kegiatan yang menargetkan 35 peserta tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari warga madrasah sejak pagi hari.
Program ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kontribusi mahasiswa kepada masyarakat sekaligus menjadi wahana praktik lapangan untuk mengasah keterampilan teknis mahasiswa Program Studi Tata Rias dan Kecantikan dalam pelayanan kecantikan dasar yang aplikatif dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Sebagai tuan rumah, MAN 1 Kulon Progo menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Selain memberikan manfaat nyata bagi siswa, kegiatan ini dinilai sejalan dengan semangat kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan lembaga pendidikan menengah dalam membangun kepedulian sosial, keterampilan, serta pengalaman belajar yang lebih luas.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala MAN 1 Kulon Progo, Sihono Setyo Budi, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada madrasah sebagai lokasi kegiatan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Fakultas Vokasi UNY yang telah memilih MAN 1 Kulon Progo sebagai mitra pelaksanaan program pengabdian ini. Kegiatan seperti ini memberikan manfaat ganda, yakni pelayanan langsung kepada siswa sekaligus memperkenalkan kepada peserta didik kami bahwa pendidikan vokasi memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat. Kami berharap sinergi positif ini dapat terus berlanjut dalam bentuk program-program edukatif lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Program Studi Sarjana Terapan Tata Rias dan Kecantikan Fakultas Vokasi UNY, Christine Ulina Tarigan, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi pembelajaran berbasis praktik yang menempatkan mahasiswa dekat dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial serta pengalaman riil dalam memberikan layanan profesional kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar menerapkan kompetensinya secara langsung, sekaligus menghadirkan manfaat konkret bagi lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Antusiasme siswa terlihat dari tingginya minat peserta yang mengikuti layanan potong rambut gratis tersebut. Dengan pendampingan dosen dan standar pelayanan yang terarah, kegiatan berjalan lancar, tertib, dan memberi pengalaman positif bagi seluruh pihak yang terlibat.
Melalui kegiatan kolaboratif semacam ini, MAN 1 Kulon Progo berharap kemitraan dengan perguruan tinggi terus berkembang, sehingga semakin banyak program penguatan kapasitas peserta didik yang dapat dihadirkan untuk mendukung pendidikan yang adaptif, kolaboratif, dan berdampak luas bagi masyarakat. (mar)


Semoga jalinannya semakin erat