Bali (MAN 1 KP) — MAN 1 Kulon Progo mengikuti kegiatan pertunjukan dan edukasi satwa di Bali Bird Park, Bali, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini meliputi Bali Rainforest, Basic Instinct (pertunjukan burung pemangsa), serta Meet the Birdstar. Program tersebut menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi peserta didik untuk mengenal keanekaragaman hayati, memahami perilaku satwa, serta menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan dari pembelajaran di kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar secara langsung melalui pengamatan satwa dan interaksi edukatif dengan lingkungan konservasi. Pertunjukan burung pemangsa dalam Basic Instinct, misalnya, memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengenal kemampuan alami burung pemangsa, karakteristiknya, serta perannya dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
Sementara itu, Bali Rainforest dan Meet the Birdstar memperkaya wawasan peserta didik mengenai keanekaragaman jenis burung, habitat, perilaku, dan pentingnya upaya pelestarian satwa. Pengalaman tersebut diharapkan mampu meningkatkan rasa ingin tahu, kemampuan observasi, berpikir kritis, serta kesadaran untuk menjaga keseimbangan alam.
Kepala MAN 1 Kulon Progo, Farida Rahmawati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pembelajaran di luar kelas merupakan salah satu upaya untuk memperluas wawasan dan membentuk karakter peserta didik agar lebih peduli terhadap lingkungan.
“Pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas. Melalui kegiatan edukatif seperti ini, peserta didik dapat melihat secara langsung keanekaragaman satwa, memahami pentingnya menjaga habitat, dan belajar menghargai kehidupan. Kami berharap pengalaman ini dapat menumbuhkan kepedulian, tanggung jawab, serta kesadaran untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan,” ungkap Farida.
Kegiatan tersebut juga sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, penguatan karakter, serta pengembangan kompetensi dan keterampilan abad ke-21. Pengalaman belajar langsung dapat mendukung pembentukan peserta didik yang memiliki rasa ingin tahu, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kepedulian sosial maupun lingkungan.
Selain itu, kegiatan ini relevan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian keanekaragaman hayati dan pembangunan berkelanjutan. Pengenalan terhadap satwa dan habitatnya sejak usia sekolah menjadi langkah penting untuk membangun generasi yang memahami hubungan antara manusia dan alam serta memiliki tanggung jawab dalam menjaga lingkungan.
Melalui kegiatan edukasi di Bali Bird Park, MAN 1 Kulon Progo berharap peserta didik mampu menghubungkan pengetahuan yang diperoleh dengan kehidupan sehari-hari. Pengalaman tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan kunjungan, tetapi berkembang menjadi perilaku nyata, seperti menjaga kebersihan, melindungi lingkungan, tidak merusak habitat, serta turut mengampanyekan pentingnya pelestarian satwa dan keanekaragaman hayati.
Dengan demikian, kegiatan pembelajaran di luar kelas ini menjadi bagian dari upaya MAN 1 Kulon Progo dalam menghadirkan pendidikan yang bermakna, memperkaya pengalaman belajar, dan membentuk generasi yang berpengetahuan, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap kelestarian alam. (far)


Berita lainnya
MANSAKU Raih Penghargaan atas Capaian 100% DPT PEMILOS 2026
MANSAKU Belajar Habitat Burung melalui Bioskop 4D
MANSAKU Gelar Rakor Panitia TKA, Matangkan Persiapan Pelaksanaan