Kulon Progo (MAN 1 KP) – Siswa MAN 1 Kulon Progo (MANSAKU) mengikuti kegiatan Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Jumat (6/11/2026) di halaman Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. Keikutsertaan ini menjadi kesempatan berharga bagi siswa untuk memperluas wawasan, mengembangkan potensi akademik, serta mengenal lebih dekat lingkungan perguruan tinggi Islam negeri yang memiliki reputasi akademik nasional dan internasional.
Kegiatan OASE III PTKIN 2026 menjadi salah satu ruang pengembangan kompetensi generasi muda melalui integrasi keilmuan agama, sains, dan riset. Keikutsertaan siswa MANSAKU dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar, budaya ilmiah, kreativitas, serta keberanian untuk berkompetisi dan berinovasi.
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai lokasi kegiatan juga memberikan pengalaman tersendiri bagi para siswa. Kampus ini dikenal memiliki reputasi akademik yang kuat dan disebut menempati peringkat kedua terbaik di Indonesia berdasarkan pemeringkatan Times Higher Education (THE) World University Rankings. Lingkungan perguruan tinggi tersebut menjadi sarana pembelajaran langsung bagi siswa untuk mengenal atmosfer akademik, budaya riset, serta peluang melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Kepala MAN 1 Kulon Progo, Farida Rahmawati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas keikutsertaan siswa MANSAKU dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pengalaman belajar di luar lingkungan madrasah merupakan bagian penting dalam membentuk generasi yang berwawasan luas, berkarakter, dan memiliki daya saing.
“Kami sangat mendukung keikutsertaan siswa dalam kegiatan OASE III PTKIN 2026. Kegiatan ini bukan sekadar memberikan pengalaman mengikuti sebuah agenda akademik, tetapi juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk memperluas wawasan, membangun kepercayaan diri, mengenal dunia perguruan tinggi, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Kami berharap pengalaman ini dapat memotivasi mereka untuk terus belajar, berprestasi, dan memiliki cita-cita yang lebih tinggi,” tutur Farida.
Keikutsertaan dalam OASE III PTKIN 2026 juga memiliki keterkaitan dengan Asta Cita pemerintah, khususnya agenda peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan pendidikan, sains, teknologi, dan inovasi. Pengalaman tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi dunia pendidikan dalam mempersiapkan generasi muda yang unggul, kompetitif, adaptif, serta mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.
Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh sejumlah manfaat, antara lain bertambahnya wawasan tentang perkembangan ilmu pengetahuan, tumbuhnya motivasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, meningkatnya kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi, serta terbentuknya pola pikir terbuka terhadap perkembangan sains dan teknologi. Selain itu, pertemuan dengan lingkungan akademik perguruan tinggi dapat menumbuhkan budaya literasi, riset, dan semangat berprestasi sejak bangku madrasah.
Pengalaman tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan kunjungan semata, tetapi dapat ditindaklanjuti dengan mengembangkan budaya belajar, penelitian, dan inovasi di lingkungan MAN 1 Kulon Progo. Dengan demikian, siswa tidak hanya menjadi penerima ilmu pengetahuan, tetapi juga dipersiapkan sebagai generasi yang mampu menghasilkan gagasan dan karya bermanfaat bagi masyarakat.
Partisipasi MANSAKU dalam OASE III PTKIN 2026 menjadi salah satu wujud komitmen madrasah dalam menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang cerdas, berkarakter, berdaya saing, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa. (hen)


Berita lainnya
Tingkatkan Motivasi Studi Lanjut, Siswa MANSAKU Kunjungi Stand UIN Imam Bonjol Padang
Wabup Ambar Purwoko Buka Kejurkab Panjat Tebing Pelajar di MANSAKU
MANSAKU Matangkan Perjusa, Siapkan Generasi Muda Tangguh dan Mandiri