Kulon Progo (MAN 1 KP) — Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, A.Md., secara resmi membuka Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Panjat Tebing Tingkat Pelajar Kabupaten Kulon Progo yang diselenggarakan oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Kulon Progo di MAN 1 Kulon Progo, Jumat (6/11/2026). Kejuaraan ini menjadi momentum penting dalam mendorong pembinaan olahraga prestasi sekaligus mengembangkan potensi, karakter, dan semangat kompetitif generasi muda di Kabupaten Kulon Progo.
Pembukaan kejuaraan tersebut dihadiri oleh Ketua Pengurus FPTI Kabupaten Kulon Progo, Upiya Al Hasan, beserta jajaran pengurus. Turut hadir sejumlah tamu undangan dari unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan di Kabupaten Kulon Progo, di antaranya perwakilan Panewu, Lurah, Kepolisian Sektor (Polsek), serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan dan sinergi lintas instansi dalam mengembangkan olahraga pelajar serta menciptakan ruang positif bagi generasi muda.
Kepala MAN 1 Kulon Progo, Farida Rahmawati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada madrasah sebagai tempat penyelenggaraan kejuaraan tingkat kabupaten tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana membangun karakter, kedisiplinan, keberanian, dan sportivitas peserta didik.
“Madrasah sangat mendukung kegiatan positif seperti Kejurkab Panjat Tebing ini. Selain menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan bakat dan meraih prestasi, kegiatan ini juga mengajarkan nilai-nilai penting, seperti keberanian, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, dan pantang menyerah. Kami berharap kejuaraan ini dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kulon Progo,” ungkap Farida.
Penyelenggaraan Kejurda Panjat Tebing oleh FPTI Kabupaten Kulon Progo ini juga sejalan dengan arah pembangunan pemerintah Indonesia melalui Asta Cita, khususnya dalam penguatan pembangunan sumber daya manusia, peningkatan kualitas pendidikan, serta pengembangan prestasi dan karakter generasi muda. Melalui kegiatan olahraga, para pelajar mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan fisik, mental, dan sosial secara seimbang.
Dukungan tersebut juga selaras dengan komitmen Kementerian Agama dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik dan penguatan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga memberikan perhatian terhadap pengembangan bakat, minat, serta prestasi peserta didik di bidang nonakademik. Hal ini sejalan dengan semangat madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia, dengan menghadirkan lingkungan pendidikan yang mendukung lahirnya generasi unggul dan berkarakter.
Bagi peserta didik MAN 1 Kulon Progo, penyelenggaraan kejuaraan ini memberikan dampak positif, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kehadiran atlet dari berbagai sekolah menjadi kesempatan untuk mengenal cabang olahraga panjat tebing lebih dekat, menumbuhkan motivasi berprestasi, serta memperluas wawasan tentang pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Selain itu, nilai keberanian menghadapi tantangan, konsentrasi, ketelitian, dan kemampuan mengendalikan diri yang terkandung dalam olahraga panjat tebing dapat menjadi pembelajaran karakter bagi para siswa.

Sementara itu, bagi warga madrasah, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat budaya kolaborasi, meningkatkan pengalaman dalam penyelenggaraan kegiatan berskala kabupaten, serta memperluas jejaring kemitraan dengan pemerintah daerah, FPTI, instansi terkait, dan satuan pendidikan lainnya. Kepercayaan sebagai tuan rumah juga menjadi bentuk kontribusi nyata MAN 1 Kulon Progo dalam mendukung pengembangan olahraga dan kegiatan positif di tengah masyarakat.
Melalui penyelenggaraan Kejurkab Panjat Tebing Tingkat Pelajar Kabupaten Kulon Progo ini, MAN 1 Kulon Progo berharap dapat terus mengambil peran aktif dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam pembinaan generasi muda yang sehat, tangguh, berprestasi, dan berkarakter. Sinergi antara FPTI, madrasah, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki daya saing dan prestasi di berbagai bidang. (mar)


Berita lainnya
Guru MAN 1 Kulon Progo Wakili PGRI Pengasih dalam Lomba Voli Hari PGRI
MANSAKU Matangkan Perjusa, Siapkan Generasi Muda Tangguh dan Mandiri
MAN 1 Kulon Progo Matangkan Persiapan Pelantikan dan LDK Pengurus Organisasi Siswa