Ikuti Diseminasi Kehumasan, Guru MAN 1 Kulon Progo Kuatkan Jejaring dengan Pendis RI

Bagian Data Informasi dan Humas, Ditjen Pendis Kemenag RI mengadakan Diseminasi Kehumasan dengan Humas maupun Staff Humas se- DIY. Kegiatan tersebut mengangkat tema Trasi: “Tradisi Menulis Prestasi”. Sebanyak 30 orang Humas maupun Staff Humas dari Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Aliyah (MA) se-DIY mengikuti kegiatan tersebut di Aula MAN 2 Yogyakarta pada Sabtu (4/12/2021) pagi. Dari MAN 1 Kulon Progo, diwakili oleh Staff Humas, Aisyah Nur Amalia.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Sub Bagian Umum dan Humas Kanwil DIY, dilanjutkan dengan strategi menulis berita prestasi pada lembaga pendidikan oleh Tim Humas Pendis Kemenag RI.

Kasubag Ditjen Pendis, Mujib Rahman menyampaikan tujuan dari kegiatan tersebut untuk membangun jejaring dan mempublikasikan prestasi madrasah. “Selama ini, berita prestasi datangnya banyak dari PTKIN saja. Maka, pertemuan ini penting untuk kita membangun jejaring dengan madrasah-madrasah di daerah agar berita prestasi dapat ditayangkan skala nasional, salah satunya melalui Pendis RI,” tuturnya.

“Nanti kita juga akan sharing username dan password dari Pendis RI agar bapak/ibu bisa ikut mengupload berita,” imbuh Mujib.

Dalam kegiatan tersebut, baik Humas maupun Staff Humas mendapatkan materi tentang cara menulis berita prestasi dan teknis kehumasan langsung dari Ditjen Pendis. Amel, sapaan akrab Staff Humas MAN 1 Kulon Progo, menyampaikan pentingnya kegiatan tersebut. “Bagi Saya, diseminasi ini sangat penting kaitannya dalam membangun citra madrasah dengan cara menulis berita prestasi, yang baik dan sesuai dengan tata bahasa media online. Bonusnya, bisa menambah jejaring dan mengasah skill kepenulisan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala MAN 1 Kulon Progo, Edi Triyanto mendukung kegiatan bergengsi tersebut. Edi berharap, ke depan madrasah mampu menyumbangkan prestasi dan publikasi yang baik.

“Reputasi yang baik dipupuk dalam waktu yang tidak singkat. Dengan cara apa? yaitu memberitakan prestasi peserta didik, pendidik maupun tenaga kependidikan kita. Sudah saatnya kita membudayakan publikasi prestasi untuk membangun trust dan daya dukung bagi madrasah,” tutur Edi. (mel/***)