MAN 1 Kulon Progo

Santri Berlian

Pembina UKS Mansaku Ikuti Sosialisasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Pembina UKS MAN 1 Kulon Progo (Mansaku), Nur Hidayati, S.Pd.I. mengikuti Sosialisasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang diadakan oleh Puskesmas Pengasih 1 pada Selasa (28/5/2024) di RM Serang River View Sendangsari. Kegiatan tersebut diisi dengan Skrining Kesehatan dan Pembinaan Tenaga Kerja Formal dan Non Formal di wilayah kerja Puskesmas Pengasih 1.
Dalam sambutannya, Plt. Kepala Puskesmas Pengasih 1, Siti Fatimah, menyampaikan bahwa Sosialisasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja akan mempengaruhi kinerja organisasi.
“Semoga kita mendapat manfaat yang sebesar-besarnya dengan kegiatan ini sehingga pekerjaan berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan,” harap Siti.
Nur Hidayati menyampaikan bahwa narasumber dalam kegiatan tersebut adalah dr. Violita Sulianti dan Lilik Wuryani, A.Md.Keb. Pada materi pertama Violita menyampaikan banyak hal yang berkaitan dengan penyakit akibat kerja, faktor-faktor yang mempengaruhi, solusi dalam menghilangkan stress, dan penanggulangan penyakit akibat kerja.
“Penyakit akibat kerja menurut Perpres Nomor 7 Tahun 2019 tentang Penyakit Akibat Kerja adalah penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan dan/atau lingkungan kerja. Istilah ini juga disebut dengan occupational disease. Faktor yang mempengaruhi antara lain: faktor fisik, biologis, ergonomis, dan psikososial,” jelas Vio.
Selanjutnya Lilik Wuryani menyampaikan bahwa kegiatan skrining yang dilakukan antara lain mengukur berat badan, tinggi badan, lingkar perus, tensi, dan gula darah. “Kegiatan ini sangat penting dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang mempunyai resiko tinggi terhadap suatu masalah kesehatan,” tuturnya.
“Kegiatan skrining di lingkungan kerja formal maupun non formal sebaiknya dilakukan setiap bulan. Hal ini sebagai upaya promotive dan preventif dalam pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM). Kegiatan tersebut meliputi pemantauan intensitas merokok, pola makan, perilaku hidup sehat, aktifitas fisik, obbesitas, hipertensi, hiperglikemi, serta menindaklanjuti secara dini faktor resiko yang ditemukan melalui konseling kesehatan,” jelas Lilik.
Nur Hidayati berharap semoga MAN 1 Kulon Progo dapat melaksanakan skrining secara berkala sehingga derajat kesehatan siswa, guru, dan pegawai menjadi lebih baik.
“Semoga setelah kegiatan ini, MAN 1 Kulon Progo dapat melaksanakan skrining secara berkala sehingga derajat kesehatan siswa, guru, dan pegawai menjadi lebih baik,” harap Nur.
Sementara itu, Kepala MAN 1 Kulon Progo, Drs. Muhammad Wahdan Zani merasa bersyukur karena MAN 1 Kulon Progo mendapatkan undangan mengikuti kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah MAN 1 Kulon Progo yang diwakili Bu Nur Hidayati selaku Pembina UKS diberikan kesempatan untuk mengikuti kegiatan ini. Semoga MAN 1 Kulon Progo dapat mengikuti kegiatan dan menjalin kerja sama dengan Puskesmas Pengasih 1 dengan baik,” ungkapnya. (nhd/***)