Baca Juga

11 Mei 2026

MAN 1 Kulon Progo

Santri Berlian

Tiga Wasiat Kemenag untuk Lulusan Mansaku: Agama, Negara, Sesama

Kulon Progo (MAN 1 KP) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo, H. Muhamad Wahib Jamil, S.Ag., M.Pd., memberikan tiga pesan penting kepada para lulusan MAN 1 Kulon Progo (Mansaku) dalam kegiatan Gelar Budaya, Pelepasan Murid Kelas XII, dan Wisuda Tahfidz yang digelar di Gedung Taman Budaya Kulon Progo, Kamis (7/5/2026). Tiga pesan tersebut yakni menjaga agama, menjaga negara, dan menjaga sesama sebagai bekal para lulusan dalam melanjutkan kehidupan di tengah masyarakat.

Pesan itu disampaikan Wahib Jamil di hadapan ratusan siswa, orang tua, guru, serta tamu undangan yang hadir dalam acara tahunan penuh khidmat dan nuansa budaya tersebut. Kepala Kemenag Kulon Progo menegaskan bahwa lulusan madrasah tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, nasionalisme, dan kepedulian sosial.

“Anak-anak madrasah harus mampu menjaga agamanya dengan baik, menjaga negara dengan menjadi warga yang cinta tanah air, dan menjaga sesama melalui sikap peduli serta saling menghormati,” pesannya dalam sambutan.

Menurutnya, tantangan generasi muda ke depan semakin kompleks sehingga diperlukan pondasi nilai keagamaan dan moral yang kuat. Ia berharap para lulusan MAN 1 Kulon Progo mampu menjadi generasi yang bermanfaat bagi masyarakat serta membawa nama baik madrasah di manapun berada.

Kegiatan gelar budaya dan pelepasan siswa tersebut berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni budaya dan prosesi wisuda tahfidz. Momentum itu menjadi simbol berakhirnya masa pendidikan siswa kelas XII sekaligus awal perjalanan baru menuju jenjang pendidikan maupun kehidupan berikutnya.

Plt. Kepala MAN 1 Kulon Progo, Sihono Setyo Budi, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa pesan yang diberikan Kepala Kemenag menjadi penguat karakter bagi para lulusan madrasah.

“Madrasah tidak hanya mendidik siswa agar sukses secara akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang berakhlak, cinta bangsa, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Tiga wasiat tersebut sangat relevan menjadi pegangan anak-anak kami saat terjun di masyarakat,” ujar Sihono.

Ia juga mengapresiasi dukungan orang tua, komite, dan seluruh civitas madrasah yang telah bersinergi menyukseskan pendidikan siswa hingga akhir masa belajar. Menurutnya, keberhasilan siswa merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen madrasah dan keluarga.

Acara ditutup dengan prosesi penyerahan kembali siswa kelas XII kepada orang tua serta doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh lulusan MAN 1 Kulon Progo memperoleh kesuksesan dan keberkahan dalam melanjutkan langkah kehidupan mereka. (mar)