Kulon Progo (MAN 1 KP) — MAN 1 Kulon Progo terus memperkuat komitmen dalam membangun budaya integritas dan mencegah praktik gratifikasi di lingkungan madrasah. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi yang dilaksanakan pada Jumat (30/10/2026) di Masjid Al Huda MAN 1 Kulon Progo.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosialisasi pengendalian gratifikasi yang dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan sebagai tindak lanjut dari program sebelumnya. Melalui kegiatan ini, madrasah berupaya meningkatkan pemahaman serta kesadaran seluruh warga madrasah mengenai pentingnya mengenali, mencegah, dan menghindari segala bentuk gratifikasi.
Sosialisasi yang diikuti oleh peserta didik dan warga madrasah tersebut berlangsung dengan suasana tertib dan penuh perhatian. Materi yang disampaikan diharapkan dapat memberikan pemahaman bahwa perilaku antigratifikasi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari penerapan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala MAN 1 Kulon Progo, Farida Rahmawati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pendidikan antigratifikasi perlu ditanamkan secara konsisten kepada seluruh warga madrasah. Menurutnya, membangun budaya integritas harus dimulai dari pemahaman, pembiasaan, dan keteladanan dalam setiap aktivitas.
“Pengendalian gratifikasi bukan hanya menjadi tanggung jawab pimpinan atau tenaga pendidik, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh warga madrasah. Kami ingin nilai-nilai kejujuran, transparansi, dan integritas benar-benar menjadi budaya yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat,” ungkap Farida.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan secara bertahap ini menjadi bentuk keseriusan madrasah dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik gratifikasi.
Melalui kegiatan tersebut, MAN 1 Kulon Progo berharap seluruh warga madrasah semakin memahami pentingnya pencegahan gratifikasi serta mampu menerapkan perilaku berintegritas dalam setiap tindakan. Dengan demikian, madrasah tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya proses pendidikan, tetapi juga menjadi lingkungan yang menanamkan nilai-nilai antikorupsi dan membentuk karakter generasi yang jujur serta bertanggung jawab. (mar)


Berita lainnya
MANSAKU Raih Penghargaan atas Capaian 100% DPT PEMILOS 2026
MANSAKU Belajar Habitat Burung melalui Bioskop 4D
MANSAKU Belajar Konservasi Satwa di Bali Bird Park