Kulon Progo (MAN 1 KP) — Dalam rangka meningkatkan kompetensi digital dan mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia pendidikan, MAN 1 Kulon Progo menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Gemini Academy pada Selasa (3/11/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Digital MAN 1 Kulon Progo ini menghadirkan Muhammad Safrudin, S.Pd., dan Nur Wijayanti, S.Hum., M.Pd. sebagai narasumber.
Mengusung semangat “Guru Sat Set, AI Beres! Let’s Learn Together”, kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus penguatan kapasitas guru dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih kreatif, efektif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui diseminasi ini, para guru diperkenalkan dengan pemanfaatan teknologi Gemini Academy sebagai salah satu sarana pendukung transformasi digital pendidikan. Guru didorong untuk mengembangkan keterampilan dalam menggunakan AI untuk membantu menyusun perangkat pembelajaran, merancang bahan ajar, mengembangkan ide-ide kreatif, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung Asta Cita pemerintah, khususnya agenda peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan pendidikan, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta percepatan transformasi digital. Pemanfaatan AI di lingkungan madrasah diharapkan mampu membangun ekosistem pendidikan yang semakin adaptif terhadap tantangan era digital sekaligus mempersiapkan generasi yang memiliki kompetensi untuk menghadapi masa depan.
Kepala MAN 1 Kulon Progo, Farida Rahmawati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, penguasaan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan, menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki oleh guru saat ini.
“Guru harus terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kehadiran kecerdasan buatan bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan menjadi alat bantu yang dapat meningkatkan efektivitas dan kreativitas dalam pembelajaran. Saya berharap melalui kegiatan ini, para guru MAN 1 Kulon Progo semakin terampil memanfaatkan teknologi AI secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan,” ungkap Farida.
Lebih dari sekadar pengenalan teknologi, kegiatan ini diharapkan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kinerja dan profesionalisme guru. Pemanfaatan AI secara tepat dapat membantu menghemat waktu dalam menyiapkan administrasi pembelajaran, memperkaya variasi metode mengajar, menyusun materi yang lebih kontekstual, serta memberikan ruang lebih luas bagi guru untuk berfokus pada pendampingan dan pengembangan potensi peserta didik.

Selain itu, kegiatan diseminasi ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya belajar bersama dan kolaborasi antarguru. Pengetahuan yang diperoleh peserta dapat dibagikan dan diterapkan dalam kegiatan pembelajaran di kelas sehingga manfaatnya tidak berhenti pada peserta kegiatan, tetapi juga dirasakan oleh seluruh warga madrasah.
Melalui kegiatan Diseminasi Gemini Academy, MAN 1 Kulon Progo menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas. Semangat Let’s Learn Together menjadi pengingat bahwa transformasi pendidikan tidak hanya membutuhkan kecanggihan teknologi, tetapi juga kemauan pendidik untuk terus belajar, berkolaborasi, dan berkembang demi mewujudkan madrasah yang unggul dan berdaya saing di era digital. (mar)


Berita lainnya
28 Murid MANSAKU Ikuti Workshop Puisi, Siapkan Karya Istimewa untuk Guru
Inspiratif! Guru MANSAKU Nur Hidayati Raih Apresiasi PMI atas Donor Darah ke-10
MANSAKU Laksanakan TKA 2026 Gelombang II, Siswa Kelas XII Siap Tunjukkan Kemampuan Akademik