Kulon Progo (MAN 1 KP) — Komitmen meningkatkan literasi digital dan budaya tulis terus ditunjukkan insan madrasah. Salah satunya dilakukan Dwi Soetomo, S.Pd., yang mengikuti kegiatan Wikilatih Wikipedia Jawa: Pelatihan Penyuntingan di Wikipedia Bahasa Jawa pada Rabu (11/2/2026) di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Kulon Progo.
Kegiatan ini merupakan pelatihan penyuntingan (editing) artikel di Wikipedia Bahasa Jawa yang bertujuan meningkatkan kapasitas peserta dalam menulis, menyunting, serta memperkaya konten berbahasa Jawa secara kredibel dan berbasis referensi. Pelatihan menghadirkan fasilitator dari komunitas Wikimedia yang membimbing peserta memahami prinsip dasar Wikipedia, mulai dari netralitas, verifikasi sumber, hingga teknik penyuntingan artikel.
Dwi Sutomo menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam pelatihan ini menjadi bagian dari upaya pengembangan kompetensi diri sekaligus kontribusi nyata dalam pelestarian bahasa dan budaya Jawa melalui platform digital.
“Melalui Wikilatih ini, saya mendapatkan wawasan baru tentang tata cara penyuntingan artikel yang benar dan sesuai standar Wikipedia. Ini menjadi bekal penting untuk ikut berkontribusi memperkaya konten edukatif berbahasa Jawa yang dapat diakses masyarakat luas,” ujarnya.
Plt. Kepala MAN 1 Kulon Progo turut mengapresiasi partisipasi tersebut. Menurutnya, keterlibatan guru dalam kegiatan literasi digital merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah.
“Kami sangat mendukung keikutsertaan guru dalam pelatihan semacam ini. Penguatan literasi digital dan kemampuan menulis berbasis referensi menjadi kompetensi penting di era informasi. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat ditularkan kepada peserta didik sehingga madrasah semakin aktif berkontribusi dalam pengembangan pengetahuan, termasuk melalui media digital seperti Wikipedia,” ungkapnya.
Pelatihan yang digelar di lingkungan Disperpusip Kulon Progo tersebut terbuka untuk umum dan diikuti oleh pegiat literasi, guru, mahasiswa, serta masyarakat yang memiliki minat dalam pengembangan konten digital berbahasa Jawa. Selain sesi materi, peserta juga melakukan praktik langsung menyunting dan membuat artikel di Wikipedia Bahasa Jawa.
Partisipasi ini diharapkan memberi dampak positif bagi pengembangan budaya literasi di madrasah. Pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat dibagikan kepada rekan sejawat maupun peserta didik, sehingga mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya menjadi pengguna informasi, tetapi juga kontributor pengetahuan yang bertanggung jawab serta turut melestarikan bahasa daerah di ruang digital. (mar)


Belajar dan belajar