Baca Juga

18 Oktober 2026

MAN 1 Kulon Progo

Santri Berlian

Asah Kompetensi Dakwah, Tiga Murid MANSAKU Ikuti Bintek Dakwah Khusus

Kulon Progo (MAN 1 KP) — Tiga murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kulon Progo atau MANSAKU mengikuti Bimbingan Teknis (Bintek) Dakwah Khusus yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Kemenag DIY), Rabu (14/10/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 3 Kantor Wilayah Kemenag DIY sebagai upaya membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dakwah.

Ketiga murid MANSAKU yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Alya Khoirun Nisa dari kelas X-A, Junieta Ngizzunnisa dari kelas X-C, dan Alviano Rizky Setiawan dari kelas XI-E. Mereka didampingi oleh Rohmad Hartono, S.Pd.I., selaku guru pendamping.

Bintek Dakwah Khusus menjadi kesempatan bagi para murid untuk memperluas wawasan keagamaan sekaligus mengembangkan kemampuan menyampaikan pesan-pesan Islam secara tepat, santun, dan bertanggung jawab. Melalui kegiatan ini, murid diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri, keterampilan komunikasi, serta pemahaman tentang pentingnya dakwah yang relevan dengan kehidupan masyarakat.

Rohmad Hartono, S.Pd.I., menyampaikan bahwa keikutsertaan murid dalam kegiatan tersebut merupakan kesempatan berharga untuk mengembangkan potensi diri, khususnya dalam bidang dakwah.

“Bintek Dakwah Khusus ini menjadi pengalaman penting bagi murid untuk memperdalam pengetahuan keagamaan sekaligus mengasah keterampilan menyampaikan pesan Islam dengan baik. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di lingkungan madrasah maupun masyarakat sehingga mereka tumbuh menjadi generasi muda yang berakhlak mulia, percaya diri, dan mampu menjadi teladan bagi sesama,” ungkap Rohmad.

Kepala MAN 1 Kulon Progo, Farida Rahmawati, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi keikutsertaan murid dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pengembangan kompetensi dakwah merupakan bagian penting dari pendidikan madrasah yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman.

“Kami mendukung keikutsertaan murid dalam kegiatan yang dapat mengembangkan potensi, wawasan, dan keterampilan mereka. Harapannya, para murid mampu menjadi generasi yang unggul dan berprestasi, memiliki pemahaman agama yang baik, serta dapat menyampaikan nilai-nilai Islam secara moderat, santun, dan menyejukkan di tengah masyarakat,” tutur Farida.

Keikutsertaan tiga murid MANSAKU dalam Bintek Dakwah Khusus ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menumbuhkan generasi muda yang memiliki kompetensi keagamaan, kemampuan komunikasi, dan kepedulian sosial. Dengan bekal tersebut, murid diharapkan mampu berkontribusi positif dalam menyebarkan pesan kebaikan serta memperkuat peran madrasah dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing. (mar)