Baca Juga

18 Oktober 2026

MAN 1 Kulon Progo

Santri Berlian

Kepala Madrasah Lepas Kontingen MANSAKU Menuju Jelitaku 2026

Kulon Progo (MAN 1 KP) — Kepala MAN 1 Kulon Progo, Farida Rahmawati, S.Pd., M.Pd., secara resmi melepas kontingen MANSAKU yang akan mengikuti Jelitaku 2026 pada Sabtu (17/10/2026) di madrasah. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) melalui Dewan Kerja Cabang (DKC) Gerakan Pramuka Kulon Progo ini berlangsung pada Sabtu–Senin (17–19/10/2026) dengan mengusung tema “Mengukir Karya, Lestarikan Budaya, Wujudkan Wisata Berdaya”.

Pelepasan kontingen menjadi bentuk dukungan madrasah terhadap pengembangan potensi peserta didik melalui kegiatan kepramukaan. Keikutsertaan dalam Jelitaku 2026 diharapkan menjadi kesempatan bagi anggota Pramuka MANSAKU untuk memperluas wawasan, mengasah keterampilan, serta membangun karakter dan jiwa kepemimpinan.

Dalam arahannya, Farida Rahmawati menyampaikan bahwa kegiatan kepramukaan memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama. Menurutnya, Jelitaku 2026 juga menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kreativitas sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian budaya dan potensi wisata daerah.

“Jadikan Jelitaku 2026 sebagai kesempatan untuk belajar, berkarya, dan memperluas pengalaman. Tunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, kekompakan, serta akhlak yang baik selama mengikuti kegiatan. Saya berharap kontingen MANSAKU mampu membawa nama baik madrasah sekaligus menjadi generasi yang unggul dan berprestasi,” pesan Farida.

Tema Jelitaku 2026 selaras dengan upaya menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap kekayaan budaya dan potensi pariwisata lokal. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman kepramukaan, tetapi juga memahami pentingnya menjaga tradisi, menghargai kearifan lokal, dan berkontribusi dalam pengembangan wisata yang berkelanjutan.

Keikutsertaan kontingen MANSAKU diharapkan memberikan dampak positif bagi perkembangan peserta didik, baik dalam aspek karakter, keterampilan sosial, maupun wawasan kebangsaan. Pengalaman berinteraksi dengan anggota Pramuka dari berbagai pangkalan juga menjadi sarana untuk memperkuat persaudaraan, melatih komunikasi, meningkatkan rasa percaya diri, dan membangun semangat gotong royong.

Dengan bekal doa, dukungan, dan motivasi dari madrasah, kontingen MANSAKU diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian Jelitaku 2026 dengan penuh semangat serta menjunjung tinggi nilai-nilai Dasa Darma Pramuka. Partisipasi ini menjadi salah satu langkah MAN 1 Kulon Progo dalam mendukung lahirnya generasi muda yang berkarakter, kreatif, berbudaya, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. (mar)