Baca Juga

15 April 2026

MAN 1 Kulon Progo

Santri Berlian

MAN 1 Kulon Progo Jajaki Kerja Sama Ekstrakurikuler Karawitan dengan Kalurahan Pengasih

Kulon Progo (MAN 1 KP) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kulon Progo menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Kalurahan Pengasih dalam pengembangan kegiatan ekstrakurikuler karawitan bagi siswa. Penjajakan kerja sama tersebut dilaksanakan melalui pertemuan yang berlangsung di Kantor Kalurahan Pengasih pada Senin (6/4/2026).

Pertemuan ini menjadi langkah awal menuju penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua pihak untuk membuka kegiatan ekstrakurikuler karawitan mulai Tahun Ajaran 2026–2027.

Wakil Kepala Madrasah bidang Hubungan Masyarakat (Humas) MAN 1 Kulon Progo, Akh. Khudlori, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa madrasah memiliki banyak siswa yang memiliki minat dan potensi dalam melestarikan seni budaya Jawa, khususnya karawitan. Namun hingga saat ini madrasah belum memiliki seperangkat gamelan sebagai sarana pembelajaran.

“Kami melihat potensi besar pada siswa-siswi MAN 1 Kulon Progo dalam bidang seni budaya Jawa. Sayangnya, selama ini kami belum memiliki perangkat gamelan untuk mendukung kegiatan tersebut. Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi kesempatan kerja sama dengan Pemerintah Kalurahan Pengasih agar potensi siswa dapat tersalurkan sekaligus ikut melestarikan budaya daerah,” ujar Khudlori.

Sementara itu, Lurah Pengasih, Haryana, S.Pd., menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Ia menuturkan bahwa Pemerintah Kalurahan Pengasih memiliki seperangkat gamelan yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Kalurahan Pengasih memiliki seperangkat gamelan yang sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pendidikan dan pelestarian budaya. Kami menyambut baik inisiatif dari MAN 1 Kulon Progo ini. Harapannya, kerja sama ini dapat menghidupkan kembali aktivitas karawitan sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya Jawa,” kata Haryana.

Melalui kerja sama ini, siswa MAN 1 Kulon Progo direncanakan dapat memanfaatkan fasilitas gamelan milik Kalurahan Pengasih untuk kegiatan latihan karawitan secara terprogram dalam kegiatan ekstrakurikuler.

Selain menjadi wadah pengembangan bakat siswa, program ini juga diharapkan menjadi bentuk sinergi antara lembaga pendidikan dan pemerintah kalurahan dalam menjaga serta melestarikan warisan budaya lokal.

Jika tidak ada kendala, penandatanganan MoU secara resmi akan dilaksanakan dalam waktu dekat sehingga kegiatan ekstrakurikuler karawitan dapat mulai berjalan pada Tahun Ajaran 2026–2027. (mar)