20 Oktober 2026

MAN 1 Kulon Progo

Santri Berlian

Kenali Emosi, Kelola Stres: MAN 1 Kulon Progo Edukasi Remaja

Kulon Progo (MAN 1 KP) — MAN 1 Kulon Progo menyelenggarakan penyuluhan kesehatan mental remaja di ruang Audio Visual Aid (AVA) madrasah, Selasa (20/10/2026). Kegiatan yang merupakan bagian dari program Puskesmas Pengasih 1 Kulon Progo ini menghadirkan dr. Imam Khoirul Fajri, M.M. dari Kafa Medika Group sebagai narasumber. Penyuluhan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran peserta didik tentang pentingnya menjaga kesehatan mental untuk mendukung tumbuh kembang, proses belajar, dan pembentukan karakter remaja.

Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara madrasah dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai kesehatan jiwa. Melalui edukasi ini, peserta didik diharapkan mampu mengenali kondisi emosional, mengelola stres, menghadapi tekanan dalam kehidupan sehari-hari, serta memahami pentingnya mencari bantuan yang tepat ketika menghadapi persoalan psikologis.

Kepala MAN 1 Kulon Progo, Farida Rahmawati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kesehatan mental merupakan bagian penting dari perkembangan peserta didik yang perlu mendapat perhatian bersama. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan pribadi yang sehat secara fisik, mental, dan sosial.

“Melalui kegiatan penyuluhan ini, kami berharap peserta didik semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan mental, mengenali emosi diri, serta mampu menghadapi berbagai tantangan pada masa remaja dengan sikap yang positif. Kolaborasi dengan Puskesmas Pengasih 1 menjadi langkah penting untuk memperkuat kepedulian terhadap kesehatan peserta didik sehingga madrasah dapat menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan mereka secara optimal,” ungkap Farida.

Narasumber, dr. Imam Khoirul Fajri, M.M. dari Kafa Medika Group, memberikan penguatan mengenai pentingnya kesehatan mental pada masa remaja. Edukasi kesehatan mental diharapkan membantu peserta didik memahami cara menjaga keseimbangan emosi, membangun hubungan sosial yang sehat, dan mengenali kondisi ketika membutuhkan dukungan dari keluarga, guru, tenaga kesehatan, maupun tenaga profesional.

Pelaksanaan penyuluhan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesehatan jiwa remaja melalui penguatan layanan kesehatan dan lingkungan pendidikan yang sehat. Di bidang pendidikan, Gerakan Sekolah Sehat memasukkan aspek sehat jiwa sebagai salah satu fokus untuk mendukung kesejahteraan peserta didik. Sementara itu, keterlibatan puskesmas menjadi bagian penting dalam upaya promotif dan preventif, termasuk memberikan edukasi kesehatan serta mendorong deteksi dini masalah kesehatan mental sesuai kebutuhan.

Melalui program Puskesmas Pengasih 1 Kulon Progo ini, MAN 1 Kulon Progo berharap terbangun kesadaran bahwa kesehatan mental merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan keluarga, madrasah, tenaga kesehatan, dan lingkungan pergaulan. Peserta didik juga diharapkan semakin terbuka untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi, saling menghargai, serta tidak ragu mencari pertolongan ketika membutuhkan bantuan.

Sinergi antara madrasah dan puskesmas tersebut menjadi langkah nyata dalam mendukung terwujudnya generasi muda yang sehat, tangguh, dan mampu menghadapi tantangan kehidupan dengan lebih baik. (mar)