Kulon Progo (MAN 1 KP) — Madrasah Aliyah Negeri 1 Kulon Progo (Mansaku) kembali melaksanakan Ujian Munaqosyah Tahfidz Gelombang 2 pada Rabu (25/2/2026) sebagai bagian dari komitmen madrasah dalam menjaga mutu program tahfidz Al-Qur’an. Kegiatan ini diikuti oleh siswa yang telah memenuhi target hafalan dan dinilai siap mengikuti tahap pengujian.
Ujian munaqosyah dilaksanakan secara khidmat dengan menghadirkan penguji Abdul Rozak, S.Ag., pengasuh pondok pesantren Roudlotul Hufazh Sentolo yang menilai ketepatan hafalan, kelancaran, tajwid, serta kekuatan ingatan peserta. Setiap siswa diuji secara langsung melalui sambung ayat, acak surah, hingga pembacaan berkelanjutan untuk memastikan kualitas hafalan yang dimiliki.
Panitia kegiatan, Drs. H. Legiman, M.S.I., menyampaikan bahwa munaqosyah bukan sekadar evaluasi akademik, tetapi juga menjadi proses penguatan mental dan spiritual siswa dalam menjaga hafalan Al-Qur’an. Melalui ujian ini, madrasah ingin memastikan bahwa hafalan siswa tidak hanya banyak, tetapi juga kuat dan terjaga.
Pelaksana Tugas Kepala Madrasah, Sihono Setyo Budi, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa program tahfidz merupakan salah satu unggulan madrasah yang terus diperkuat secara berkelanjutan.
“Ujian munaqosyah ini menjadi bukti keseriusan madrasah dalam menjaga kualitas hafalan siswa. Kami berharap para peserta tidak hanya mampu menghafal, tetapi juga mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Inilah langkah nyata madrasah dalam membentuk generasi Qur’ani,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa madrasah akan terus mendorong lahirnya siswa-siswa penghafal Al-Qur’an yang tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga berprestasi dalam bidang akademik dan berakhlak mulia.
Kegiatan munaqosyah ditutup dengan evaluasi dari tim penguji serta motivasi kepada peserta untuk terus menjaga hafalan mereka. Mansaku berharap ujian ini menjadi pemantik semangat siswa untuk terus meningkatkan kualitas hafalan dan memperkuat kedekatan mereka dengan Al-Qur’an. (mar)


Khoirukum man ta,alamal quran wa ,ngalamah