Sihono, Tebarkan Kunci Sukses Pengabdian di Madrasah

Adalah Sihono Setyo Budi, M.Si., terlahir di Sragen, Jawa Tengah, 6 Februari 1969. Ia mengabdi di dunia pendidikan sejak tahun 1995 mengajar di STM Bina Patria II Sukoharjo dan STM Binawiyata Sragen hingga tahun 1997. Dan pada tahun itu pula Sihono diangkat sebagai PNS di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali sampai dengan tahun 2000 sebelum akhirnya pindah tugas  ke MAN 1  Kulon Progo hingga sekarang.

Alumnus IKIP Yogyakarta (UNY) Jurusan Elektro dan Pasca Sarjana Universitas Mercu Buana Yogyakarta tersebut aktif sebagai peneliti juga pemateri di beberapa forum ilmiah baik lokal maupun tingkat nasional seperti pelatihan penyusunan PTK di Forum Ilmiah Guru MAN 1 Kulon Progo, Seminar Penelitian di beberapa lembaga madrasah, dan workshop penulisan jurnal di Grup Pembelajaran Madrasah Indonesia (GPMI).

“Selalu berkarya dan berprestasi adalah kunci kesuksesan,’’ tutur Sihono ketika ditemui di tengah-tengah aktivitasnya di Laboratorium Elektronika madrasah setempat, Selasa (5/4/2022).

Beberapa karyanya berupa PTK, jurnal, diktat dan 14 buah buku telah diterbitkan. Guru peneliti yang telah menghasilkan sembilan karya penelitian dan enam jurnal penelitian tersebut tak enggan memberikan bimbingan secara intensif dan berbagi pengalaman kepada rekan kerja guru yang hendak mengajukan kenaikan pangkat.

Kesuksesannya dalam meraih pangkat Pembina Utama Muda IV/c membuktikan integritasnya yang tinggi dalam dunia pendidikan dan prestasi pengabdiannya yang tidak diragukan lagi. Sihono telah membuktikan bahwa seleksi ketat kenaikan pangkat bisa dilalui dengan ketekunan dan semangat berkarya.

Anugrah prestasi juga tak berhenti di level kabupaten, prestasi terus berlanjut sampai provinsi, yakni Juara 2 Lomba Guru Berprestasi Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2014 dan 2015,  Juara 3 Lomba Karya Buku Solo Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2021, serta beberapa anugrah prestasi lainnya.

Kepala MAN 1 Kulon Progo, H. Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd. memberikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi Sihono, guru sekaligus kordinator madrasah keterampilan ini. “Kualitas guru sangat menentukan kualitas pembelajaran dalam rangka menumbuhkembangkan potensi peserta didik. Untuk itu saya berharap prestasi dan dedikasi Pak Sihono ini akan diikuti oleh bapak/ibu guru MAN 1 Kulon Progo yang lain,” tuturnya. (yan/***)