MAN 1 Kulon Progo Aktifkan Kembali Forum Ilmiah

Forum Ilmiah MAN 1 Kulon Progo (Filmansaku) mulai diaktifkan kembali Senin (13/6/2022) pagi di ruang AVA madrasah setempat. Kegiatan Filmansaku bertujuan untuk memberikan ruang semua guru dalam melakukan pengembangan diri dan publikasi ilmiah.

Dalam sambutannya, kepala madrasah H. Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd. merasa sangat bersyukur dengan adanya forum ini. “Alhamdulillah kita bisa mengaktifkan kembali Filmansaku. Mari perbaiki pembelajaran kita dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Asalkan kita mau dan menyempatkan waktu maka kita bisa,” kata Edi, “bonus dari PTK adalah lancar naik pangkat,” imbuhnya.

“Semoga dengan mengaktifkan kembali Filmansaku, kendala dalam pembelajaran dapat diselesaikan bersama dan Allah memberikan kekuatan dan kemampuan untuk menyelesaikannya,” pungkas Edi.

Materi pada pertemuan perdana tersebut adalah publikasi hasil PTK oleh Sihono Setyo Budi, M.Si. yang berjudul Penggunaan Metode Discovery Learning untuk Meningkatkan Keaktifan dan Prestasi Belajar Siswa pada Materi Pelajaran Ketrampilan Siswa Kelas XI IPA 2 Semester 2 tahun 2021/2022.

Budi menjelaskan dengan runtut dan sistematis tentang penulisan PTK-nya dan berharap semoga semua guru mau untuk mencoba menulis.

“Kita bisa memulai discovery learning dari pemberian stimulasi, rumusan masalah sampai penarikan kesimpulan. Kegiatan pembelajaran yang diberikan rangsangan akan berbeda dengan yang tidak diberikan. Proses pemberian tindakan dengan tiga siklus ternyata dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi siswa,” papar Budi.

Sementara itu salah satu guru MAN 1 Kulon Progo, Nur Hidayati, S.Pd.I. merasa bahagia bisa mengikuti forum ilmiah. Selama ini Nur terkendala untuk naik pangkat. Nur berusaha belajar dari pengalaman dan mengikuti kegiatan dengan semangat.

Alhamdulillah, semua guru bisa belajar banyak dengan Pak Budi. Beliau adalah satu-satunya guru IVc di madrasah. Beliau telah menulis 16 buku Pendidikan dan 10 PTK. Beliu pun bersedia berbagi ilmu dan mendampingi semua guru dalam menulis PTK,” tutur Nur.

Pentingnya PTK ini pun diakui oleh Sudrajad, S.Pd. dan Subarjo, S.Pd. Menurut Sudrajad, PTK ini sangat penting karena sesuai dengan kaidah keilmuan dan kaidah keprofesionalan. Sedangkan Subarjo mengemukakan bahwa PTK dengan minimal dua siklus yang dilakukan dengan serius akan membuat pembelajaran lebih bermakna. (nhd/***)