Siswa MAN 1 Kulon Progo Sukseskan Jagongan Remaja PKBI

Dua siswa MAN 1 Kulon Progo turut menyukseskan kegiatan Jagongan Remaja dengan tema Jiwa Warna Karya. Dua siswa MAN 1 Kulon Progo tersebut adalah Dinda Ayudya Mahadika (X MIPA 3) dan Fathma Al Hanun (X MIPA 3). Kegiatan Jagongan Remaja tersebut dilaksanakan pada Jumat – Minggu (26-28/8/2022) di Dolan Ndeso, Boro, Banjarasri, Kalibawang, Kulon Progo.
Kepala MAN 1 Kulon Progo, H. Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan Jagongan Remaja dilaksanakan dalam rangka perayaan International Youth Day tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Youth Forum DIY bekerjasama dengan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) DIY.
“Alhamdulillah siswa MAN 1 Kulon Progo mendapatkan undangan untuk menghadiri Jagong Remaja ini. Semoga mereka berdua dapat mentransfer ilmu yang diperoleh kepada siswa lain,” tambah Edi.

“Semoga setelah mengikuti kegiatan Jagong Remaja ini, remaja memahami keberagaman seksualitas, gender, kesehatan reproduksi, dan identitas remaja sehingga remaja memiliki kepercayaan diri dalam memperjuangkan haknya sebagai warga negara,” harap Edi.

Pada kesempatan tersebut, Dinda Ayudya Mahadika merasa sangat senang dapat mengikuti kegiatan. “Alhamdulillah saya merasa senang mengikuti kegiatan. Di sana saya mendapat banyak ilmu dan teman baru dari berbagai daerah. Kegiatannya seru banget,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Fathma Al Hanun, “Jagong Remaja adalah kegiatan yang seru dan mengasyikkan. Saya mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman tentang kesehatan,” tuturnya.

Menurut Rizka Azizatul Latifah, S.Pd., pendamping PIK-R MAN 1 Kulon Progo, kegiatan Jagong Remaja tersebut bertujuan untuk membangun kesepahaman bagi remaja untuk bergerak bersama dalam memperjuangkan hak kesehatan seksual dan reproduksi.
Lebih lanjut Rizka menyampaikan bahwa untuk memiliki representasi remaja yang kuat, bertanggung jawab dan terampil, maka perlu adanya pendidikan dan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
“Semoga melalui forum Jagong Remaja ini, siswa mendapatkan banyak ilmu sehingga mampu meningkatkan kualitas remaja dalam membangun Indonesia,” pungkas Rizka. (nhd/***)